<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Peresmian Gedung Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan</title>
	<atom:link href="http://sungaiwain.org/peresmian-gedung-pklh.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sungaiwain.org/peresmian-gedung-pklh.html</link>
	<description>hutan tropis di Kota Balikpapan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jul 2010 16:01:06 +0800</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Andi Amiruddin Solong</title>
		<link>http://sungaiwain.org/peresmian-gedung-pklh.html/comment-page-1#comment-10</link>
		<dc:creator>Andi Amiruddin Solong</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 16:01:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sungaiwain.org/?p=13#comment-10</guid>
		<description>Beruang Madu adalah satwa yang dilindungi, namun keberadaannya sangat mempriatinkan, selain ruang geraknya sangat sempit di tambah keberadaannya terancam oleh kegiatan masyarakat di sekitar hutan.
beruang madu sangat sensitif dan menjadi ganas apa bila terganggu oleh sesuatu yang bergerak di sekitarnya, maka mohon kiranya jagawana atau fihak - fihak yang bersangkutan dengan beruang ini, memberikan impormasi kepada masyarakat agar menghindari serta memberikan ruang gerak kepada satwa ini, 
saya yakin kalau di tanganni secarah profesional, keberadaan beruang madu ini di sekitar masyarakat tak menjadi masalah.
ada satu permasalahan yang membuat saya dan teman pemerhati satwa di lindungi adalah keberadaan karantina beruang madu di km. 23 yg di pimpin Ir.satria, kami sangat keberetan dan akan mengambil tindakkan secara hukum, kalau betul beruang madu di karantina km.23 itu di kebiri (Mandulkan), itu sama saja di punakan bukan mengembang biakan, dan tempat karantina km.23 itu tak layak untuk habitan beruang madu yang luas areanya hanya sekitar kurang lebi 3 hektar, sepengetahuan kami ideal beruang madu untuk per ekor saja 5 hektar persegi.
selamat hari lingkungan hidup sedunia, mari kita jaga bumi ini dari kehancuran, gejala alam telah menunjukan titik memperihatinkan, di mana banyaknya bencana alam dan meningginya suhu panas di bumi akibat impra piolet matahari yg sangat membahayakan kehidupan manusia. salam LH</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beruang Madu adalah satwa yang dilindungi, namun keberadaannya sangat mempriatinkan, selain ruang geraknya sangat sempit di tambah keberadaannya terancam oleh kegiatan masyarakat di sekitar hutan.<br />
beruang madu sangat sensitif dan menjadi ganas apa bila terganggu oleh sesuatu yang bergerak di sekitarnya, maka mohon kiranya jagawana atau fihak &#8211; fihak yang bersangkutan dengan beruang ini, memberikan impormasi kepada masyarakat agar menghindari serta memberikan ruang gerak kepada satwa ini,<br />
saya yakin kalau di tanganni secarah profesional, keberadaan beruang madu ini di sekitar masyarakat tak menjadi masalah.<br />
ada satu permasalahan yang membuat saya dan teman pemerhati satwa di lindungi adalah keberadaan karantina beruang madu di km. 23 yg di pimpin Ir.satria, kami sangat keberetan dan akan mengambil tindakkan secara hukum, kalau betul beruang madu di karantina km.23 itu di kebiri (Mandulkan), itu sama saja di punakan bukan mengembang biakan, dan tempat karantina km.23 itu tak layak untuk habitan beruang madu yang luas areanya hanya sekitar kurang lebi 3 hektar, sepengetahuan kami ideal beruang madu untuk per ekor saja 5 hektar persegi.<br />
selamat hari lingkungan hidup sedunia, mari kita jaga bumi ini dari kehancuran, gejala alam telah menunjukan titik memperihatinkan, di mana banyaknya bencana alam dan meningginya suhu panas di bumi akibat impra piolet matahari yg sangat membahayakan kehidupan manusia. salam LH</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
