<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.9.2" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Hutan Lindung Sungai Wain</title>
	<link>http://sungaiwain.org</link>
	<description>hutan tropis di Kota Balikpapan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jun 2010 04:59:45 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Izin Pertambangan Ancam Orangutan</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN, KOMPAS.com &#8211; Sekitar 13 perusahaan pertambangan batu bara belakangan ini mengapling sekitar 1.300 hektar lahan di kawasan hutan koridor milik hak pengusahaan hutan Inhutani I yang berbatasan dengan Hutan Lindung Sungai Wain di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Belasan perusahaan tambang itu bisa menguasai daerah tersebut karena memiliki izin kuasa pertambangan (KP) dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/izin-pertambangan-ancam-orangutan.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Garap KRB, Pemkot Dinilai Kurang Serius</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN&#8211;Anggota Komisi I DPRD Balikpapan Ida Prahastuty, S.Sos meminta Kebun Raya Balikpapan di areal Hutan Lindung Sungai Wain (KRB-SW) ditata sedemikian rupa sehingga bisa menjadi sebuah ikon kota Balikpapan, sebab selama ini terkesan Pemkot kurang serius untuk membangun KRB-SW tersebut. “KRB ini sangat layak dikembangkan untuk menjadi pusat penelitian botanic,” ujar Ida kepada Post Metro [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/garap-krb-pemkot-dinilai-kurang-serius.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Beruang Madu Terancam Punah</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN, TRIBUNKALTIM.co.id-  Peneliti asal Ceko, Stanislav Lhota, M.sc, Ph.D  memberi kabar mengejutkan bagi kota Balikpapan. Selama beberapa tahun penelitiannya di Hutan Lindung Sungai Wain dan Pesisir Teluk Balikpapan, dirinya memberi sinyal mengkhawatirkan bagi spesies yang terancam punah. Salah satunya adalah maskot kota Balikpapan adalah hewan Beruang Madu.
Dari data yang menjadi pegangan Stanis adalah IUCN Red [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/beruang-madu-terancam-punah.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Disporabudpar Optimistis Capai Target</title>
		<description><![CDATA[PAD Sementara Rp 131 Juta, Upayakan Pembenahan Sarana
BALIKPAPAN   -   Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Pemkot Balikpapan optimistis jika tahun 2010 ini mampu mencapat target terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terutama terhadap pemanfaatan objek wisata Pantai Segara Sari Manggar, Balikpapan Timur.
Kepala Disporabudpar Pemkot Balikpapan, Dra Doortje Marpaung MM, mengatakan, bahwa sejak awal bulan Januari [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/disporabudpar-optimistis-capai-target.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>BPHLSW Budidayakan Jamur Tiram</title>
		<description><![CDATA[BUDIDAYA jamur tiram mulai marak dilakukan masyarakat di Kota Balikpapan. Prospeknya yang baik dan juga mudah diserap pasar, membuat warga tertarik dengan usaha ini. Budidaya jamur tiram pun juga dilakukan Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain dan Das Manggar, yang masih dalam tahap ujicoba.
Budidaya dilakukan bukan untuk tujuan bisnis, namun nantinya ditularkan kepada masyarakat sekitar [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/bphlsw-budidayakan-jamur-tiram.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Ironis, Kawasan HLSW Tersisa 63 Persen, Akibat Penjarahan Warga dan Pihak Tertentu</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN &#8211; Perkembangan di kawasan hutan lindung sungai wain (HLSW), hingga kini masih kondisinya belum dapat dikatakan baik. Penjarahan dalam skala kecil, masih dilakukan terhadap HLSW. Luas area HLSW yang mencapai 10 ribu hektarre, perlahan tapi pasti terus berkurang, karena adanya penjarahan hutan yang dilakukan warga dan pihak-pihak tertentu.
Ini yang mengakibatkan kondisi HLSW yang masih [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/ironis-kawasan-hlsw-tersisa-63-persen-akibat-penjarahan-warga-dan-pihak-tertentu.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>40 Petugas Pemadam Awasi 14.000 Ha Lahan</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN &#8211; Kantor Penanggulangan Kebakaran senilai Rp 980 juta di Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) dan Hutan Lindung DAS Manggar diresmikan Wakil Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Selasa (29/12). Peresmian kantor yang terletak di kawasan Agrowisata Km 23, Karang Joang ini ditandai pembukaan selubung papan nama oleh Rizal.
Kepala Divisi Perlindungan Hutan dan Konservasi Kawasan Unit Pengelola [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/40-petugas-pemadam-awasi-14-000-ha-lahan.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Posko Kabakaran Hutan Diresmikan, Antisipasi Kebakaran HLSW dan DAS Manggar</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN&#8211;Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (BP HLSW) dan DAS Manggar, akhirnya merampungkan gedung yang dijadikan posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Posko yang berada di kawasan Agrowisata Jl Soekarno-Hatta Km 23, diresmikan langsung Wakil Wali Kota HM Rizal Effendi SE, Selasa (29/12) pagi.
Turut menyaksikan peresmian gedung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tersebut, Kapolresta Balikpapan [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/posko-kabakaran-hutan-diresmikan-antisipasi-kebakaran-hlsw-dan-das-manggar.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>HLSW Bangun Posko</title>
		<description><![CDATA[BALIKPAPAN &#8211; Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) mendirikan posko untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Posko tersebut berada di Kilometer 23 Balikpapan.
Direktur Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW), Purwanto mengatakan pendirian posko itu dikarenakan jumlah kebakaran lahan cukup tinggi di tahun 2009. Menurutnya, kebakaran lahan ini terjadi karena selama ini penanganan hutan dan lahan belum [...]]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/hlsw-bangun-posko.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Peresmian Gedung Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan</title>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 29 Desember 2009, direncanakan akan dilakukan peresmian  penggunaan Gedung Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di KWPLH KM.23 (Agrowisata) oleh Walikota Balikpapan. Dengan bertambahnya  fasilitas pengelolaan HLSW dan DAS Manggar ini akan meningkatkan pelrindungan dan pengamanan HLSW dan DAS Manggar, khususnya bahaya kebakaran hutan dan lahan.
]]></description>
		<link>http://sungaiwain.org/peresmian-gedung-pklh.html</link>
			</item>
</channel>
</rss>
